5 Rekomendasi Obat Diare Anak

Anisha Saktian Putri18 Sep 2020, 18:30 WIB
Diperbarui 18 Sep 2020, 18:30 WIB
diare pada anak

Fimela.com, Jakarta Diare menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering dialami. Pada umumnya, diare pada anak ditandai dengan buang air besar lebih encer dan sering dari biasanya.

Jika tidak segara diatasi membuat anak dehidrasi hingga napas sesak. Untuk itu orang tua bisa menangani diare dengan sering minum, pastikan porsi makanan yang cukup.

Selain itu, bisa memberikan obat diare pada anak. Berikut rekomendasi obat si kecil.

1. Lacto B

Lacto B
Lacto B

Lacto-B mengandung bakteri Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium longum, dan Streptococcus thermophilus yang baik untuk saluran pencernaan. Dalam setiap satu sachet-nya, Lacto-B mengandung sekitar 10 juta bakteri hidup.

"Untuk penanganan awal boleh dengan probiotik seperti Lacto B 2x sehari. Namun kalo 1-2 hari BAB msh lebih dari 3x sehari dan cair, atau kalau di BAB ada lendir atau darah, maka sebaiknya diperiksakan langsung ke dokter," ujar dr. Caessar Pronocitro M.Sc Sp.A, yang bertugas di RS Pondok Indah Bintaro Jaya.

2. Oralite

Oralit dapat digunakan untuk mengatasi kehilangan cairan akibat diare. Oralit juga dapat menggantikan elektrolit yang hilang dari tubuh.

Dosis dan Aturan Minum OralitDosis oralit untuk diare dibagi berdasarkan usia dan kondisi penggunanya. Agar lebih jelas, simak rincian berikut:

Anak 0-1 tahun: 1½ gelas pada 3 jam pertama, kemudian ½ gelas tiap kali diare.Anak 1-5 tahun: 3 gelas pada 3 jam pertama, kemudian 1 gelas tiap kali diare.Anak 5-12 tahun: 6 gelas pada 3 jam pertama, kemudian 1½ gelas tiap kali diare.Di atas 12 tahun: 12 gelas pada 3 jam pertama, kemudian 2 gelas tiap kali diare.

3. Orezinc

Orezinc Sirup merupakan obat yang digunakan sebagai terapi komplementer dalam mengatasi diare pada anak.

Orezinc Sirup mengandung Zinc Sulfate Monohydrate yang berguna untuk mengatasi defisiensi zinc ketika mengalami diare. Zinc Sulfate Monohydrate merupakan zat gizi mikro yang membantu mempercepat proses penyembuhan dan meningkatkan sistem imun serta dapat secara aktif membantu mencegah keterulangan diare pada anak ± 2-3 bulan pasca sembuh.

4. Guanistrep

GUANISTREP SIRUP merupakan obat antidiare yang mengandung kaolin dan pektin. Obat ini digunakan untuk pengobatan simtomatik pada diare dimana tidak diketahui penyebabnya dengan jelas.Kategori

DosisObat diminum setelah buang air besar pada kasus diare Dewasa & anak > 12 tahun : 2 sendok takar (10 ml). Maksimal 60 ml dalam 24 jam. Anak 6-12 tahun : 1-2 sendok takar (5-10 ml). Maksimal 30 ml dalam 24 jam. Anak 3-6 tahun : 1-2 sendok takar (5-10 ml). Maksimal 15 ml dalam 24 jam. Anak usia < 3 tahun : Sesuai petunjuk dokter

5. DARYAZINC SIRUP

Digunakan sebagai terapi komplementer untuk cairan rehidrasi oral untuk mengganti cairan tubuh yang hilang dan mencegah dehidrasi pada anak.

Bayi 2-6 bulan : 1/2 sendok takar (10mg) setiap hari selama 10 hari berturut-turut (meskipun diare sudah berhenti), anak-anak 6 bulan-5tahun : 1 sendok takar (20 mg) setiap hari selama 10 hari berturut-turut (meskipun diare sudah berhenti).

Aturan PakaiSebelum makan (perut kosong)

#Changemaker

Lanjutkan Membaca ↓