7 Cara Melatih Konsentrasi Anak Saat Belajar

Anisha Saktian Putri30 Sep 2020, 15:30 WIB
Diperbarui 30 Sep 2020, 15:30 WIB
Anak

Fimela.com, Jakarta Konsentrasi diperlukan ketika melakukan suatu kegiatan agar hasilnya maksimal. Namun hal ini bukanlah perkara yang mudah, apalagi bagi anak-anak.

Untuk itu, orang tua dapat membantu anak tetap konsentrasi apalagi ketika belajar. Melansir komodomath.com berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua untuk si kecil.

1. Istirahat

Tidur yang cukup dapat memudahkan anak berkonsentrasi. Anak-anak bisa tidur 10-12 jam untuk anak usia 5 hingga 11 tahun. Menetapkan rutinitas waktu tidur membantu anak lebih konsentrasi saat belajar di pagi hari.

2. Seimbangkan Waktu Belajar dan Istirahat

Setelah anak pulang dari sekolah, biarkan ia beristirahat dulu sejenak. Istirahat yang cukup, membuat otak dan tubuh anak segar dan berenergi kembali, sehingga ia bisa lebih berkonsentrasi.

3. Berdiskusi mengenai emosinya

Jika anak khawatir akan sesuatu, membuat sulit untuk berkonsentrasi. Baiknya, tiap hari luangkan waktu untuk membicarakan hal yang dialami oleh si kecil.

4. Makanan dan air

Makanan yang sehat dan rutin minum air dapat membantu anak untuk konsentrasi. Jika anak lapar dan haus maka pikirannya pun tidak jernih. Jadi jangan pernah lupa untuk sarapan.

Ada beberapa makanan yang bisa dimakan si kecil, misalnya gandum dan minyak ikan omega.

5. Olahraga

ilustrasi Rekomendasi olahraga sederhana yang bisa diajarkan ke anak sejak dini/Gustavo Fring/pexels
ilustrasi Rekomendasi olahraga sederhana yang bisa diajarkan ke anak sejak dini/Gustavo Fring/pexels

Beberapa studi penelitian menunjukkan bahwa olahraga bermanfaat bagi konsentrasi anak sekolah.

Studi dari Denmark ini bahkan menyarankan berjalan ke sekolah dapat meningkatkan konsentrasi dan efeknya bertahan sepanjang pagi. Biarkan anak bermain selama 15 menit di luar rumah.

6. Ajarkan membuat jadwal

Ajarkan si kecil membuat jadwal pribadi, bisa dibuat di kertas karton atau buku hariannya. Buatlah jadwal mulai dari ia bangun tidur, sekolah, mengerjakan PR, hingga kembali tidur.

Setelah jadwal tersusun, ajarkan mana kegiatan yang sangat penting untuknya.

7. Siapkan lingkungan bebas gangguan

Batasi anak untuk bermain gadget, menonton TV, hingga perangkat lainnya. Ciptakan suasana belajar yang menenangkan pikirannya.

 

 

#changemaker

Lanjutkan Membaca ↓