3 Tips Mengatasi Anak yang Pemalu

Baiq Nurul Nahdiat25 Feb 2021, 18:45 WIB
Diperbarui 25 Feb 2021, 18:45 WIB
anak pemalu

Fimela.com, Jakarta Memiliki sifat pemalu bagi sebagian anak adalah hal yang wajar, akan tetapi jika berlebihan akan membuatnya terhambat dalam beraktivitas bahkan menghambat perkembangannya. Banyak orangtua yang mengabaikan hal ini karena mereka menganggap seiring perkembangan usia, sifat pemalu pada diri anak akan menghilang. Namun, sikap pemalu jika tidak diatasi akan terbawa hngga anak dewasa kelak.

Lalu, bagaimana cara mengatasi sifat pemalu pada anak-anak? Yuk, simak ulasan berikut ini!

Jangan Melabeli Anak sebagai Pemalu

Jika seorang anak disebut sebagai pemalu oleh orang lain, maka ia akan menyesuaikan dirinya dengan label tersebut. Secara tidak langsung mereka akan berpikir karena telah diberi sebutan seorang pemalu, maka ia juga akan bertindak sebagai seorang pemalu. Sebaiknya memberikan kalimat yang positif agar mereka bisa terbebas dari sifat pemalunya. Misalnya, “Esok kamu pasti bisa lebih berani bernyanyi di depan kelas.” Dengan begitu, kata yang terngiang dalam pikirannya adalah berani, sehingga ia pun akan bersikap lebih berani.

Beritahu juga agar orang lain atau anak-anak sebayanya untuk tidak menyebutnya pemalu. Jika orang dewasa atau anak-anak mengatakan kepada anak bahwa dia seorang pemalu, abaikan komentar tersebut dan katakanlah sesuatu seperti "itu tidak benar, kamu anak yang berani". Kemudian berbicara dengan orang tersebut dan meminta mereka untuk tidak memanggilnya dengan sebutan pemalu.

Jangan Menekannya

anak pemalu
Ilustrasi/copyright shutterstock/KUNG MIN JU

Jika anak menolak untuk menyapa seorang temannya, karena merasa malu untuk hal itu, maka jangan coba-coba memaksa mereka. Memberitahu mereka di depan temannya akan menyebabkan anak merasa malu dan meningkatkan tingkat kecemasan.

Barulah, saat sedang berdua dengan anak, orangtua bisa memberi tahu mereka bahwa menyapa orang lain adalah hal yang menyenangkan. Tanyakan mengapa mereka tidak ingin menyapa, coba pahami apa yang menyebabkan mereka cemas. Beri tahu mereka bahwa mereka berani dan lain kali mereka bisa menyapa temannya dengan baik.

 

Buatlah Mereka Percaya Diri

anak dan orangtua
Ilustrasi/copyright shutterstock/spass

Jika anak sudah mulai menunjukkan perilaku lebih berani, misalnya menyapa orang dewasa dengan tepat. Jngan menarik perhatiannya pada saat itu, semisal dengan memuji tindakannya, justru ia bisa kehilangan percaya diri dan merasa cemas.

Tetapi pujilah saat sedang berdua bersama mereka, katakan bahwa hal yang dilakukan adalah hal yang sangat bagus dan berani. Dengan seperti itu anak akan merasa percaya diri bahwa hal yang dilakukan adalah hal yang baik dan ia tak akan merasa canggung lagi saat menyapa seseorang.

Demikianlah beberapa tips yang dapat dilakukan orangtua agar bisa mengatasi sifat pemalu yang berlebihan pada anak. Semoga bermanfaat.

#ElevateWomen

Lanjutkan Membaca ↓