5 Tips Menanamkan Pemahaman Kesetaraan Gender pada Anak dengan Mudah

Baiq Nurul Nahdiat01 Mar 2021, 11:15 WIB
Diperbarui 01 Mar 2021, 11:15 WIB
kesetaraan anak

Fimela.com, Jakarta Pemahaman tentang kesetaraan gender bagi sebagian masyarakat masih dianggap sebagai hal yang tabu. Pemahaman yang baik tentang nilai kesetaraan ini juga tidak harus dimiliki oleh orang dewasa saja, namun anak-anak juga perlu dipahamkan agar ia terbebas dari stereotip yang mendasarkan sesuatu pada gender atau jenis kelamin. Hal ini penting agar anak-anak bisa terbebas dari sikap membeda-bedakan, membenci suatu kelompok, merasa dirinya unggul dan mencegah anak dari perilaku kekerasan.

Memahami pentingnya mengajarkan anak tentang nilai kesetaraan, di sini ada beberapa tips untuk menanamkan nilai kesetaraan tersebut pada anak. Bagaimana tipsnya? Langsung saja simak ulasan berikut ini.

Jangan Membatasi Kegiatan Anak

Semua anak, baik anak perempuan dan anak laki-laki memiliki hak untuk mencapai potensi mereka secara penuh dengan mempelajari mata pelajaran apa pun, mempraktikkan jenis olahraga apa pun, dan bermain dengan mainan apa pun.

Para ahli mengatakan, jika ada pembatasan aktivitas menurut jenis kelamin atau seks akan dapat menghambat perkembangan anak, misalnya anak perempuan harus bermain masak-masakkan dan anak laki-laki harus bermain sepak bola. Padahal semua aktivitas itu umum, bisa dilakukan oleh siapa saja dan tidak terpaku pada perbedaan seks atau jenis kelamin.

Jadi tidak masalah jika orangtua mendorong anak laki-laki untuk melakukan hal-hal 'perempuan', dan sebaliknya, tidak melarang anak perempuan saat melakukan hal hal yang dianggap sebagai aktivitas 'anak laki-laki'.

Memberikan Contoh

Membangun Komunikasi yang Baik dengan Anak
Ilustrasi Anak dan Orangtua Credit: pexels.com/Louis

Anak-anak dengan cepat menyerap perilaku yang mereka lihat dan alami dalam kehidupan sehari-hari. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa cara pendekatan orangtua terhadap pembagian pekerjaan rumah tangga antara pria dan perempuan akan berpengaruh langsung pada tindakan anak dalam menentukan aktivitas mereka.

Sehingga, dianjurkan bagi orangtua agar anak-anak dapat memiliki pemahaman yang baik tentang kesetaraan ialah dengan mencontohkan secara langsung kepada mereka. Misalnya dalam sebuah keluarga, seorang ayah harus menunjukkan bahwa mencuci piring bisa dilakukan oleh seorang pria atau seorang ibu bisa menyetir dengan baik. Jadi pemahaman seperti ini jika sudah ditanamkan sejak awal, akan terbawa hingga anak dewasa kelak.

Memberikan Penjelasan

anak dan orangtua
Ilustrasi/copyright shutterstock/polkadot_photo

Seorang anak yang dibesarkan dalam lingkungan yang bebas dari stereotip gender di rumah, ia akan masih berpotensi menerima stereotip itu dari media, sekolah dan teman sebaya mereka. Mereka mengambil apa yang mereka lihat dalam lingkungan mereka dan mengikutinya.

Memberi contoh yang baik, misalnya, memiliki ayah yang bisa memasak tidaklah cukup. Orangtua harus benar-benar menjelaskan kepada anak-anak tentang konsep-konsep kesetaraan gender agar anak benar-benar memiliki pemahaman yang baik.

Mengajarkan Anak Tentang Keberagaman

kesetaraan anak
Ilustrasi/copyright shutterstock/imtmphoto

Hidup di dalam masyarakat yang memiliki perbedaan suku, agama, budaya, pekerjaan dan sebagainya akan membantu anak-anak memahami bahwa keragaman adalah bagian dari sifat manusia dan bukan sesuatu yang harus dihindari. Sehingga dengan menyadari bahwa manusia memang terlahir denga keberagaman akan membuat anak-anak memiliki persepsi yang sama atas semua orang. Mereka tidak akan memiliki persepsi bahwa satu kelompok lebih baik dari kelompok yang lain, atau jenis kelamin menentukan seseorang lebih unggul dari yang lainnya.

kesetaraan anak
Ilustrasi/copyright shutterstock/CandyRetriever

Ajarkanlah Anak Menghormati Perbedaan.

Gagasan seperti 'standar kecantikan' akan mendorong sikap deskriminatif pada anak. Jadi usahakanlah untuk memahamkan kepada anak bahwa semua bentuk tubuh, warna kulit, bentuk wajah dan sebagainya adalah bagus.

Penting bagi anak-anak untuk menyukai tubuh mereka sendiri, menghormati tubuh teman-temannya dan memahami bahwa tidak ada tubuh yang “sempurna” dan “tidak sempurna”. Jika sudah tertanam dalam diri mereka pemahaman yang baik tentang menghormati perbedaan maka anak-anak juga akan memproduksi sikap yang baik pula dan kehidupan sehari-hari.

Demikianlah beberapa tips agar dapat menanamkan pada anak tentang nilai kesetaraan sejak dini. Semoga bermanfaat.

#Fimela Bicara Untuk Setara

#Bicara Untuk Setara

#International Women's Day 2021

#Hari Perempuan Internasional 2021

#ElevateWomen

Lanjutkan Membaca ↓