5 Ciri Anak Masuk Angin dan Cara Mengatasinya

Kezia Prasetya Christvidya15 Jun 2021, 08:45 WIB
Diperbarui 15 Jun 2021, 08:45 WIB
Anak flu

Fimela.com, Jakarta Setiap orang tua pasti sangat khawatir, kalau anaknya sedang mengalami demam dan sakit yang tak kunjung sembuh. Karena saat sakit, biasanya anak akan sangat rewel dan susah makan.

Salah satu penyakit yang sering dialami anak adalah masuk angin. Walaupun masuk angin termasuk penyakit ringan, tetapi penyakit ini harus segera diatasi, agar tubuh si kecil tidak lemas dan tidak memicu penyakit berbahaya lainnya.

Sebagian orang menganggap, penyakit masuk angin ini adalah saat kondisi tubuh terasa kurang enak, yang disebabkan karena tubuh kemasukan terlalu banyak angin. Berikut penyebab masuk angin, ciri anak masuk angin dan cara mengatasinya, yang dilansir dari berbagai sumber:

Penyebab Masuk Angin

anak flu
Ilustrasi/copyright shutterstock.com/Dmytro Zinkevych

Masuk angin adalah istilah sakit yang sering disebut di negara Indonesia. Sebagian orang beranggapan, kalau penyakit masuk angin ini disebabkan karena ada banyak angin yang masuk ke dalam tubuh, sehingga kondisi tubuh jadi lemah dan tidak sehat.

Penyakit masuk angin ini bisa menyerang bayi, anak-anak maupun orang dewasa. Jika tidak segera diatasi dan diperiksakan ke dokter, penyakit ini bisa menjadi penyakit yang serius dan memicu munculnya komplikasi.

Secara medis, masuk angin ini bisa disamakan dengan gejala flu like symptoms. Sehingga penyakit ini disebabkan karena sistem imunitas menurun, adanya infeksi virus atau bakteri yang menyerang tubuh, kurang mengonsumsi gizi yang seimbang dan tubuh terlalu lelah.

Ciri Anak Masuk Angin

Anak Flu
ilustrasi/copyright shutterstock.com

1. Perut Kembung

Ciri anak masuk angin yang pertama, yaitu anak mengalami perut kembung. Saat perut di sentuh, suhu perut akan lebih dingin daripada suhu tubuh lainnya. Perut juga akan terasa lebih keras, kencang dan mengeluarkan suara saat di tepuk.

2. Mual

Saat masuk angin, kondisi perut akan sangat tidak nyaman. Sehingga anak akan sering mual dan muntah. Hal ini bisa membuat anakjadi susah makan, dehidrasi dan tubuh sangat lemas.

3. Batuk dan Pilek

Masuk angin juga bisa ditandai dengan ciri anak yang sering batuk berdahak, pilek, keluar air mata, hidung tersumbat dan suara berubah jadi sengau.

4. Demam

Ciri anak masuk angin yang selanjutnya, yaitu anak mengalami demam yang sangat tinggi dan tak kunjung menurun. Suhu tubuh yang dialami saat anak sedang masuk angin, biasanya mencapai 38°C hingga 40°C.

5. Diare

Ciri masuk angin yang terakhir yaitu diare. Pada awalnya perut akan terasa kembung, kemudian perut akan terasa sangat sakit dan terlilit, lalu diare akan muncul dan anak akan buang air besar lebih dari 3 kali, dengan tekstur feses yang sangat cair.

Cara Mengatasi Masuk Angin

sakit
Ilustrasi Anak Sakit Flu Credit: pexels.com/Millie

Masuk angin bisa menyebabkan anak jadi rewel, tidak nafsu makan, dehidrasi dan kondisi tubuhnya menjadi semakin lemah.

Untuk mengatasi hal tersebut, Mom bisa mengoleskan minyak telon ke perut si kecil, memakaikan baju hangat kepada si kecil, memberikan sup ayam yang hangat dan memposisikan tidur si kecil dengan posisi miring.

Agar kondisi perut lebih nyaman, jahe hangat yang dicampur madu juga bisa diberikan kepada anak. Jangan lupa juga untuk memberikan obat pereda demam dan flu untuk anak, agar masuk angin segera sembuh. Namun jika lebih dari 3 hari kondisinya tidak kunjung membaik, segera konsultasikan ke dokter agar cepat teratasi.

Lanjutkan Membaca ↓