7 Cara Stimulasi Penglihatan Bayi Baru Lahir

Baiq Nurul Nahdiat02 Agu 2021, 16:05 WIB
Diperbarui 02 Agu 2021, 16:05 WIB
Stimulasi Penglihatan Bayi Baru Lahir

Fimela.com, Jakarta Saat lahir, penglihatan bayi adalah salah satu indranya yang paling tidak berkembang, tetapi ada sedikit cara untuk membantu penglihatan bayi atau yang dinamakan stimulasi penglihatan bayi. Ini diperlukan dengan tujuan untuk mendukung proses tumbuh kembang anak. Berikut adalah beberapa tips melakukan stimulasi penglihatan bayi baru lahir.

1. Mengenalkan ekspresi wajah yang berbeda

Bayi baru lahir menemukan ekspresi wajah memikat dan mempesona. Itu sebabnya orantua akan sering menarik segala macam wajah lucu. Ini adalah stimulasi visual yang bagus untuk bayi. Penglihatan bayi yang baru lahir hanya dapat fokus dari jarak sekitar 20 hingga 30cm yang merupakan jarak yang sempurna bagi mereka untuk melihat wajah siapa pun yang menggendongnya.

2. Melakukan kontak mata

Melakukan kontak mata dengan bayi sangat penting untuk perkembangan visual mereka. Bayi adalah peniru yang hebat dan bahkan mereka mungkin mencoba meniru ekspresi wajah ketika melakukan kontak mata dan bernyanyi serta berbicara dengan mereka. Ini bagus untuk merangsang fungsi kognitif awal serta menemukan selera humor unik bayi.

3. Rangsang penglihatan monokrom

Pada usia sekitar satu bulan, bayi dapat melihat warna tetapi tidak dapat membedakan warna yang berbeda. Rangsang penglihatan bayi dengan beberapa mainan dan buku bergambar hitam putih yang kontras tinggi dan saksikan reaksinya.

4. Perkenalkan warna primer

Stimulasi Penglihatan Bayi Baru Lahir
Stimulasi Penglihatan Bayi Baru Lahir. (Ilustrasi/copyright shutterstock.com/Kiwis)

Pada usia dua bulan, penglihatan bayi sudah cukup berkembang untuk membedakan antara warna-warna cerah. Sekarang adalah saat yang tepat untuk memperkenalkan mainan dan buku berwarna cerah. Orangtua mungkin menemukan bahwa bayi lebih terangsang oleh warna-warna primer seperti merah, kuning dan biru dan juga senang melihat berbagai bentuk dan pola.

5. Dorong bayi meraih

Pada usia empat bulan, bayi mulai memahami jarak dan bahkan dapat menilai seberapa jauh mainan favoritnya. Ini adalah waktu yang tepat untuk memperkenalkan mainan gantung lainnya yang dapat dijangkau dan diambil dari kursi mobil/kereta/ranjang bayi. Ini adalah dasar yang bagus untuk semua koordinasi mata tangan yang penting.

6. Rangsang penglihatan dengan makanan

Stimulasi Penglihatan Bayi Baru Lahir
Stimulasi Penglihatan Bayi Baru Lahir. (Ilustrasi/Nitikan T/shutterstock)

Menyapih bukan hanya tentang membiasakan diri makan makanan padat. Mengalami makanan berwarna berbeda dalam berbagai bentuk dan ukuran juga sangat bermanfaat bagi perkembangan visual bayi. Jika memungkinkan, biarkan bayi mencoba dan menyusu sendiri sehingga ia dapat menguasai semua bentuk dan warna yang berbeda serta melatih koordinasi tangan-mata.

7. Bermain dengan cermin

Letakkan cermin bayi di samping ranjang bayi, atau dudukkan bayi di pangkuan dan tunjukkan padanya bagian-bagian berbeda dari wajahnya, hidung, mata, mulut, telinga, dll. Melihat bayangannya membantu bayi akan belajar cara fokus, melacak gambar dan menemukan ekspresi wajahnya sendiri. Bermain cermin juga mendorong perkembangan sosial dan emosional.

Demikianlah beberapa tips stimulasi penglihatan bayi yang baru lahir. Semoga bermanfaat.

#ElevateWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela