Bisa Saling Menerima Kekurangan, Ini 6 Cara Menerima Pasangan Apa Adanya

Gayuh Tri Pinjungwati25 Jan 2022, 18:15 WIB
Diperbarui 25 Jan 2022, 18:15 WIB
Partner romantis

Fimela.com, Jakarta Salah satu cara memiliki hubungan yang sehat dan sukses adalah dengan tulus menerima pasangan apa adanya. Namun, kebanyakan pasangan gagal mengenali fakta ini karena mereka terlalu sibuk mencari kesempurnaan atau terlalu sibuk berfokus pada kekurangan pasangan mereka.

Menerima kekurangan dan kelebihan pasangan satu sama lain tentu akan membuatmu bahagia. Lalu bagaimana caranya? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.

1. Perlakukan Pasanganmu Sebagaimana Mestinya

Jangan terlalu berlebihan ketika kamu memperlakukan pasanganmu. Menerima seseorang apa adanya, tidak berarti memperlakukan mereka sebagai yang berlebihan untuk ditunjukkan kepada orang-orang. Perlakukan mereka sebagai manusia yang mampu mencintai dan peduli. Hormati mereka sebagai pribadi. Cintai mereka sebagaimana kamu ingin dicintai dan bersyukurlah bahwa kamu memiliki seseorang seperti mereka dalam hidupmu.

2. Hormati Keyakinan dan Pendapatnya

Partner romantis
Ilustrasi/copyrightshutterstock/Pormezz

Kamu tidak harus berbagi pendapat yang sama dan menganut kepercayaan yang sama sepanjang waktu. Sebagai individu yang unik, kamu harus berhak atas definisi dan reaksi sendiri terhadap dunia di sekitar. Menerima seseorang apa adanya berarti mengakui fakta bahwa kamu akan selalu tidak setuju tidak hanya pada satu hal tetapi banyak hal dan tidak apa-apa.

3. Terima Ketidaksempurnaan dan Rangkulah Kekurangannya

Namun berhati-hatilah, ada perbedaan besar antara menerima kelemahan seseorang dan memaafkan perilaku kasar seseorang. Yang pertama berbicara tentang bagaimana kamu menerima kelemahan fisik dan emosional pasangan. Misalnya, pasanganmu mungkin tidak sepandai dirimu, atau mereka tidak benar-benar percaya diri dengan dirimu dalam hal bersosialisasi. Ini semua bisa dipelajari pada waktunya.

Di sisi lain, yang terakhir berbicara tentang bagaimana seseorang dapat secara emosional dan fisik kasar kepada pasangannya. Menerima kekurangan ini berarti membiarkannya menyakitimu karena kamu masih berharap mereka akan berubah. Ini adalah hubungan yang berbahaya dan beracun dan tidak boleh ditoleransi.

4. Jangan Memaksa Dia untuk Berubah Tapi Bimbing Dia untuk Menjadi Lebih Baik

Partner romantis
Ilustrasi/copyrightshutterstock/Chaay_Tee

Tidak adil bagi seseorang untuk memaksa orang lain untuk mengubah cara mereka menjalani hidup. Bagaimanapun, kita semua adalah individu unik yang mengikuti jalan yang berbeda dan dibimbing oleh keyakinan yang berbeda.

Sebagai pasangan, kamu harus menghormati perbedaan ini. Selama kamu tahu bahwa keputusan dan gaya hidup mereka tidak merugikan mereka, maka kamu hanya perlu menerima dan mencintai mereka apa adanya. Dengan kesabaran dan rasa hormat, mereka akan tumbuh dan menjadi orang yang lebih baik pada waktunya.

5. Jangan Pernah Membandingkan Dia dengan Orang Lain

Jangan pernah membandingkan mereka dengan orang-orang yang pernah kamu temui dan cintai di masa lalu. Bagi yang lain, ini adalah pemecah kesepakatan utama dan mungkin hal yang paling menyakitkan yang pernah kamu lakukan terhadap pasanganmu. Cintai mereka apa adanya dan jangan mencari lebih. Move on dari masa lalu dan terima orang ini di masa sekarang. Jika kamu tidak bisa melakukan itu, maka kamu tidak pantas mendapatkan cinta mereka.

6. Cintai Dia Apa Adanya

Partner
Ilustrasi/copyrightshutterstock/PhuShutter

Apa yang pertama kali membuatmu jatuh cinta pada mereka? Bukan penampilan fisik mereka tetapi apa yang ada di dalam diri mereka, hati dan jiwa mereka, kepribadian mereka, senyum mereka dan hal-hal kecil yang membuat mereka istimewa.

Well, terimalah dia apa adanya, jangan bikin dia kecewa karena mungkin kamu telah membandingkan dia dengan seseorang.

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
1
What's On Fimela