5 Cara Menyikapi Hubungan yang Dulu Dekat tapi Kini Renggang

Endah Wijayanti04 Agu 2022, 14:45 WIB
Diperbarui 04 Agu 2022, 14:45 WIB
perempuan dan pribadi mandiri

Fimela.com, Jakarta Orang bisa datang dan pergi dalam kehidupan kita. Perkenalan bisa berakhir dengan perpisahan. Bahkan hubungan yang dulu begitu dekat bisa berubah menjadi renggang.

Menyikapi hubungan yang renggang bisa cukup rumit. Di satu sisi, kita ingin memperbaiki keadaan. Namun, di sisi lain, situasinya kini sudah tidak sama lagi. Berikut ini sejumlah cara yang bisa dicoba agar bisa tetap tenang dalam menyikapi hubungan yang merenggang, baik hubungan pertemanan maupun hubungan di fase pendekatan dengan seseorang.

 

 

1. Terima Perubahan yang Ada

kepribadian mandiri dewasa bahagia
ilustrasi perempuan tegas/JR-50/Shutterstock

Sikap yang berubah, prioritas yang tak lagi sama, atau tujuan yang tak lagi selaras, perubahan-perubahan yang hadir perlu kita terima lebih dulu. Hubungan yang renggang terjadi karena ada yang berubah di dalamnya. Sebelum kita menuntut atau memaksakan keinginan untuk bisa kembali seperti dulu, kita perlu berdamai dengan perubahan yang ada agar hati kita bisa nyaman.

 

 

2. Komunikasikan Situasi yang Masih Bisa Diperbaiki

pasangan cinta romantis
ilustrasi/Hananeko_Studio/Shutterstock

Masih tetap ingin menjalin hubungan yang baik meski sudah renggang? Cobalah untuk mengomunikasikan hal-hal yang masih bisa diperbaiki. Mungkin ada masalah yang masih belum tuntas atau ada kesalahpahaman yang perlu diluruskan kembali. Setidaknya tidak ada kebencian atau malah rasa dendam yang disimpan di dalam diri.

 

 

3. Bangun Jembatan Baru

perempuan dan cinta pertama 2
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/JR-50

Maksudnya adalah temukan cara untuk bisa kembali menjalin hubungan yang baik. Walau mungkin sudah tidak sedekat atau seakrab sebelumnya, tetapi selama ada hal yang masih bisa disepakati bersama atau dibagi menjadi momen indah bersama, maka bisa coba diusahakan kembali. Kalau memang tidak bisa membuat hubungan membaik, maka perlu lebih ikhlas dan rela untuk mengambil jalan baru masing-masing.

 

 

4. Maafkan Semuanya

perempuan dan cinta pertama 1
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/JR-50

Tak perlu menyalahkan keadaan. Tak usah menyalahkan diri sendiri atau orang lain. Cukup hadirkan maaf saja. Hubungan yang renggang kadang menjadi ujian bagi kit auntuk belajar lebih ikhlas dan menjadi pribadi yang lebih pemaaf lagi.

 

 

5. Lebih Fokus pada Sisi Positif

perempuan dan cinta pertama
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/JR-50

Saat sebuah hubungan tak bisa dipertahankan lagi, maka melepaskannya bisa jadi hal yang paling bijak untuk dilakukan. Ketika hubungan yang renggang menjadi pertanda perlu ada lembaran baru yang dibuka, maka perlu siap menerimanya dengan hati yang lapang. Tetap fokus pada sisi positif atau ambil hikmah dan pelajaran dari semua hal yang terjadi dalam hubungan tersebut.

Semoga apa pun keputusan yang diambil dalam menyikapi hubungan yang renggang menjadi keputusan yang terbaik, ya.

 

 

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela