7 Cara Positif yang Membantumu Cepat Move On

Febi Anindya Kirana08 Sep 2022, 15:49 WIB
Diperbarui 08 Sep 2022, 15:49 WIB
perempuan putus cinta move on tenang tersenyum kalem santai

Fimela.com, Jakarta Putus cinta tentu meninggalkan perasaan terluka yang mendalam pada hati banyak orang, namun bukan berarti bisa meratapi kejadian itu selamanya. Setiap orang tetap butuh bangkit dan memulai kehidupan kembali secara normal. Sayangnya tidak semua orang bisa move on dengan cepat. Jika kamu termasuk salah satunya dan ingin move on dengan cepat, coba lakukan sekian cara positif ini.

1. Mulai olahraga lagi

olahraga lari sehat pagi hari
ilustrasi perempuan jogging/GBJSTOCK/Shutterstock

Fokuslah dengan kesehatan tubuhmu. Entah menghadapi rasa sedih berkepanjangan atau tidak termotivasi, semua itu bisa dihadapi dengan cara olahraga. Secara alami tubuh akan melepaskan hormon endorfin ketika kamu olahraga untuk menghilangkan stres. Rajin olahraga dapat mempermudah mengatasi perasaan depresi setelah putus cinta sekaligus membuat tubuh sehat. Bonusnya, kamu bisa menurunkan berat badan sehingga lebih bugar. Tidak penting berapa olahraga apa yang kamu pilih, yang penting kamu menikmatinya.

2. Jangan menyangkal perasaanmu

perempuan sedih
ilustrasi perempuan merenung/metamorworks/Shutterstock

Beberapa orang memilih untuk menyangkal rasa sakit hati dan sedihnya setelah putus cinta kemudian berpura-pura baik-baik saja. Kata-kata 'jangan menangis', 'jangan marah' atau 'jangan sedih' hanya akan memperparah kondisi hatimu. Tindakan itu justru tidak sehat untuk mental. Bagaimana pun, kamu harus menghadapi perasaan itu, tidak perlu mengabaikan atau menyangkal rasa sakit tersebut karena sama halnya kamu sedang menghindar dari kenyataan.

3. Lakukan aktivitas yang tidak sempat kamu lakukan

bertopi bahagia dewasa
ilustrasi perempuan tersenyum/AnemStyle/Shutterstock

Ketika menjalani hubungan cinta, terkadang kamu perlu berkompromi terhadap pasangan dengan cara mengikuti apa yang dia mau, mungkin kamu harus menahan diri untuk tidak bepergian ke suatu tempat, makan makanan tertentu dan lain sebagainya atas dasar 'kebersamaan'. Setelah putus cinta, pikirkan lagi hal apa yang belum sempat kamu lakukan dan ingin sekali kamu lakukan. Tuliskan dalam daftar hal yang ingin kamu lakukan, dan fokus pada hal itu untuk menciptakan kebahagiaanmu sendiri.

4. Menulis diary

perempuan
Ilustrasi menulis jurnal/copyright shutterstock

Tidak banyak yang menyadari bahwa menulis buku harian atau dulu kerap dikenal dengan diary menjadi cara sederhana menyembuhkan luka patah hati. Kamu bisa mencurahkan hati dan mengatakan apa pun yang kamu inginkan di atas kertas di sebuah buku. Ceritakan saja keseharianmu, apa pun yang ingin kamu tulis. Tidak perlu mencoba mengisi kekosongan hati dengan berpegang teguh pada kenangan masa lalu. Pada akhirnya kamu akan kehabisan kata untuk dikeluhkan dan tak lagi merasakan sakit di hati.

5. Fokus mencintai diri sendiri

bahagia mencintai diri sendiri
ilustrasi perempuan mandiri dewasa/mentatdgt/Shutterstock

Perpisahan bisa menjadi kesempatan untuk membangun kembali konsep mencintai sendiri dan menjalani kebebasan sesuai dengan ketentuanmu sendiri. Kamu tidak perlu berkompromi dengan siapa pun, kamu berhak melakukan apa yang membuatmu bahagia. Kamu berharga dan patut dicintai, jadi jangan merasa kurang dan tak pantas. Ketika kamu bisa menghargai dan menghormati diri sendiri, maka dengan sendirinya kamu bisa merelakan sakit hati yang ternyata tidak sepenting itu untuk dipikirkan terlalu dalam.

6. Menerima Masa Lalu

happy-kezo
ilustrasi Menerima Masa Lalu/Andrea Piacquadio/pexels

Setelah putus dari mantan, sebaiknya mulai menerima masa lalu. Walaupun sangat pahit untuk dikenang dan dirasakan, tapi lebih baik mulai belajar memaafkan masa lalu. Tak perlu diingat-ingat kembali masa lalu yang menyakitkan maupun menyenangkan. Lepaskan segala yang berhubungan dengan masa lalu dan bukalah lembaran hidup baru.

7. Membuka Diri

happy-kezo
ilustrasi Membuka Diri/Leah Kelley/pexels

Cara yang terakhir adalah dengan membuka diri, hati dan pikiran. Mulai mencintai diri sendiri dan berdamai dengan masa lalu tidak akan cukup, jika Sahabat Fimela tidak membuka diri untuk orang yang baru. Mungkin trauma tentang masa lalu masih sering menghantui, tetapi orang yang baru belum tentu menyakiti dirimu. Bukalah diri dan temukan banyak hal baru setelah move on.

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela