5 Cara Kuatkan Diri setelah Berpisah dari Pria yang Kamu Cinta

Endah Wijayanti03 Nov 2022, 15:45 WIB
Diperbarui 03 Nov 2022, 15:45 WIB
perempuan dan tipe percaya diri

Fimela.com, Jakarta Berpisah dari seseorang yang sangat kamu cintai jelas bukan hal yang mudah. Semua kenangan yang ada menjadi hal menyakitkan tiap kali teringat lagi. Harapan-harapan yang pernah dirangkai bersama pun sudah pupus. Hati pun kini hancur dan tak sama lagi.

Walau menyakitkan, perpisahan bisa jadi titik awal perubahan baru. Berpisah dari orang yang kamu cintai bisa menghadirkan luka yang dalam. Namun, kamu selalu punya kesempatan untuk kuat lagi dan bangkit melangkah ke depan lagi.

 

 

1. Fokuskan Perhatian pada Masa Kini

perempuan dan cinta pertama 2
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/JR-50

Fokuskan perhatian pada masa kini. Lakukan hal-hal yang bisa membuat hati nyaman dan bahagia saat ini. Sekadar tersenyum untuk diri sendiri pun bisa jadi langkah awal untuk hadirkan kebahagiaan yang menenangkan. Perpisahan yang terjadi sudah berada di belakang, kini yang ada adalah masa kini, maka fokuskan perhatian pada masa kini.

 

 

2. Tingkatkan Tekad untuk Menjalani Hidup yang Lebih Baik

bahagia segar dewasa
ilustrasi perempuan percaya diri/Dean Drobot/Shutterstock

Kita sering mendengar ungkapan waktu akan menyembuhkan luka, tetapi bukan berarti kita hanya berdiam diri saja. Psikolog dan penulis buku How to Fix a Broken Heart, Guy Winch memaparkan bahwa berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menangisi dan menyesali perpisahan yang terjadi sebenarnya tergantung sepenuhnya pada kita. Bila ingin kuat dan bangkit lagi, maka perlu ada niat dan tekad kuat untuk bisa mewujudkan dan melakukannya.

 

 

3. Terima Kenyataan bahwa Perpisahan Sudah Berlalu

perempuan mandiri
ilustrasi perempuan percaya diri/Twinsterphoto/Shutterstock

Perpisahan masih terasa menyakitkan untuk diingat karena kita seakan masih punya kendali untuk mencegah perpisahan itu terjadi. Padahal untuk bisa tegar dan bangkit lagi, kita perlu menyudahi semua rasa penasaran sebab yang berlalu sudah berlalu. Padahal perpisahan sudah terjadi dan sudah berlalu. Walau mungkin masih ada rasa sakit tiap kali mengingatnya, tapi tak perlu berlarut-larut dalam ingatan tersebut.

 

 

4. Izinkan Diri Merasakan Semua Gejolak Emosi

galau tidak percaya diri
ilustrasi perempuan sedih/TimeImage Production/Shutterstock

Kita perlu menerima keadaan apa adanya lebih dulu, dan untuk bisa mendapatkan kedamaian untuk menerima keadaan bisa dimulai dengan menyudahi rasa marah yang ada. Serta mengizinkan diri untuk mengalirkan dan merasakan semua gejolak emosi dan perasaan yang ada. Kalau merasa sedih, izinkan diri merasakannya tanpa harus terus berlarut-larut di dalamnya. Sadari dan terima semua rasa itu agar beban kita tak terlalu berat.

 

 

5. Hadirkan Doa dan Harapan Baik

eksotis manis tersenyum percaya diri
ilustrasi perempuan cantik/Svitlana Sokolova/Shutterstock

Saat kita berdoa dan mengucapkan hal baik untuk orang lain, itu juga menjadi cara kita untuk mendapatkan hal baik yang sama. Tak perlu membenci pria yang telah pergi atau meninggalkan kita. Tak perlu terus menyesali perpisahan yang terjadi. Cukup hadirkan doa dan harapan baik. Setidaknya hati jadi lebih tenang saat kita bisa memperkuat hal-hal baik dari ucapan dan doa yang kita panjatkan.

Semoga ke depannya kamu bisa menjalani hidup dengan lebih baik, ya. Terima kasih sudah memilih untuk tetap berjuang jalani hidup ini sekuat mungkin.

 

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela