Telkom Gunakan Jaringan Backup Atasi Perbaikan Kabel Laut JaSuka

Nabila Mecadinisa24 Sep 2021, 10:59 WIB
Diperbarui 24 Sep 2021, 10:59 WIB
Ilustrasi Telkom

Fimela.com, Jakarta Setelah terjadi hangguan komunikasi kabel laut JaSuka ruas Batam-Pontianak yang terjadi pada Minggu (19/9/2021) lalu, maka PT Telkom Indonesia terus berupaya untuk tingkatkan layanan, salah satunya dengan perbaikan kabel dan menggunakan jaringan backup. 

Dikutip dari Liputan6.com, salah satu upaya yang dilakukan adalah peningkatan kapasitas jaringan melalui pengaktifan jalur back up dan alternatif, khususnya untuk jalur komunikasi ke wilayah tertentu, seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Perbaikan kabel laut yang terjadi segera dilakukan penyambungan kabel laut dengan sejumlah persiapan, mulai dari cableship, peralatan, hingga perizinan pengerjaan. Vice President Corporate Communication Telkom, Pujo Pramono, pihaknya memperkirakan proses perbaikan kabel laut JaSuKa yang terganggu akan berlangsung sekitar sebulan.

Oleh sebab itu, mengingat sehubungan adanya proses peningkatan kualitas layanan yang dilakukan Telkom secara bertahap, Pujo mengatakan, tidak tertutup kemungkinan adanya sistem prioritas untuk kebutuhan video conference bagi kebutuhan masyarakat untuk Work From Home (WFH) dan Learn From Home (LFH).

Perbaikan kabel

JaSuKa
Ilustrasi kabel internet bawah laut JaSuKa milik Telkom yang bikin internet Indihome dan Telkomsel alami gangguan sejak akhir pekan (Foto: Submarine Cable Maps)

"Kami tetap mengutamakan aplikasi video conference untuk WFH dan LFH mengingat saat ini kebutuhan untuk pendidikan sedang menjadi prioritas," tutur Pujo dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (22/9/2021).

Lebih lanjut, Pujo juga menuturkan Telkom mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan pelanggan yang selalu setia menggunakan layanan TelkomGroup, termasuk seluruh pihak yang mendukung proses peningkatan kualitas layanan ini.

Setelah menemukan sumber masalah, dalam keterangan sebelumnya, Telkom mengatakan langsung bergegas menuju lokasi kejadian--secepat mungkin melakukan recovery kabel laut Jasuka ruas Batam-Pontianak.

Menghubungkan infrastruktur

Teknisi Telkom melakukan recovery kabel laut JaSuKa ruas Batam-Pontianak. Dok: Telkom Indonesia
Teknisi Telkom melakukan recovery kabel laut JaSuKa ruas Batam-Pontianak. Dok: Telkom Indonesia

Dengan segala persiapan dan perlengkapan, Telkom mengklaim berupaya maksimal menghubungkan kembali infrastruktur jaringan internet yang saat ini sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat dalam mendukung aktivitas sehari-hari, mulai belajar online hingga work from home.

Vice President Corporate Communication Telkom, Pujo Pramono, menjelaskan sejak terjadinya gangguan, Telkom segera melakukan rerouting trafik sebagai alternatif jalur komunikasi menuju Batam.

Menambah kapasitas link

"Itu termasuk penambahan kapasitas beberapa link di wilayah Indonesia seperti dari Papua, Kalimantan maupun Jawa, dan mengoptimalkan gerbang internasional di Manado," ungkap Pujo melalui keterangan resminya, Senin (20/9/2021).

Berkat kegigihan dan perjuangan para teknisi TelkomGroup, selang sekitar tiga jam sejak kejadian, jaringan TelkomGroup berangsur kembali normal.

Pujo menegaskan Telkom berkomitmen untuk memberikan akses konektivitas luas di seluruh Indonesia, guna memberikan pengalaman digital terbaik bagi seluruh pelanggan.

 

 

 

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela